Featured Posts

Sbobet bola online - Silsilah oleh Trivia Piala AFF:... Piala AFF sebetulnya lahir dalam masa yang gak demi menyenangkan. Tidak lama selepas kelahirannya, stagnasi ekonomi meluas ke mana-mana, ke segenap negara, tergolong Asia Tenggara. Belum lagi kemelut politik...

Read more

Website judi online - Prancis Bungkam Swedia 1-0 Prancis mendominasi Swedia dalam rivalitas friendly di Stade Velodrome. Akan tetapi berkat performa oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis kudu menunggu hingga dengan menit ke-84 utk memastikan keunggulan...

Read more

Judi bola 338a - Instinct Hunt: Selebrasi Dua Dekade... Sudah 20 tahun sejak pertama kali Adidas memelopori seri Predator; salahsatu sepatu yg terlaksana tonggak bermanfaat di dalam teknologi sepatu sepakbola, kendati 1 yg terpopuler dalam jagat lapangan hijau....

Read more

bandar sbobet - \\\'Instinct Hunt\\\': Perayaan 2 Dekade... Udah 20 tahun mulai pertama kali Adidas memelopori seri Predator; salah satu sepatu yang tampil tonggak berpengaruh dalam teknologi sepatu sepakbola, pun 1 yang terpopuler pada jagat lapangan hijau. Adidas...

Read more

Online live casino - Belanda Kalahkan Latvia Enam Gol... Belanda memikat 3 angka untuk partai keempatnya pada kualfikasi Piala Eropa 2016. Menjamu Latvia, Belanda berpesta setengah lusin gol dgn keunggulan total 6-0. Dalam Amsterdam Arena, Senin (17/11/2014)...

Read more

  • Prev
  • Next

Sbobet bola online – Silsilah oleh Trivia Piala AFF: Macan yg Mengaum atas Tenggara

Category : Agen Bola

Piala AFF sebetulnya lahir dalam masa yang gak demi menyenangkan. Tidak lama selepas kelahirannya, stagnasi ekonomi meluas ke mana-mana, ke segenap negara, tergolong Asia Tenggara. Belum lagi kemelut politik yang merebak sejumlah negeri, turut mengganggu kesinambungan laga tertinggi di Asia Tenggara ini.test1

Faktanya, gangguan tersebut tidak berpengaruh banyak. Piala AFF-lah yg lalu memerankan tonggak berkembang dan meratanya mutu sepakbola pada Asia Tenggara.

Saat pertama kali tampil, Thailand dan Singapura tampil kuat. Mereka berputar memikat stan jabatan puncak. Di mula penyelenggaraannya, memiliki jurang kualitas yg sungguh amat lebar antar negara. Kekuatan sepakbola tatkala itu masih ada di tangan Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, & Indonesia. Sementara itu, negara bagaikan Filipina juga Brunei Darussalam tengah sering memerankan bulan-bulanan tandingan.

Perlahan negara-negara di Asia Tenggara start berbuat penyesuaian. Ditemui peningkatan mutu dengan bermacam-macam cara, mulai dari atas naturalisasi tokoh hingga penerapan pertandingan berjenjang yang dikelola dengan benar-benar. Kini, lawan udah menduga Filipina & Myanmar setaraf bakal juara.

Piala AFF digelar 2 tahun sekali. Ini yg menghasilkan pembinaan di negara2 Asia Tenggara seolah tak sempat habis. Tahun ini berlatih, tahun depan bertumbuk semoga mimpi mampu buru-buru diraih.

Sepakbola serupa magnet yang mempunyai dampak terhadap faktor dalam luar sepakbola. Sebab itu, sebagai juara di ajang tertinggi se-Asia Tenggara dengan otomatis hendak menetapkan citra negara.

Dgn status guna laga tertinggi, Federasi Sepakbola Asia Tenggara, AFF, kendati memproduksi undang-undang baru. Khusus di dalam cabang sports sepakbola pada SEA Games, setiap negara cuma larat menyertakan tokoh dengan usia di pangkal 23 tahun. Tatanan ini sejalan dengan apa yang diterapkan dalam Olimpiade serta Asian Games.

Ketentuan tersebut punya hasil substansial beri negara yang serius melaksanakan pembinaan usia dini. Setiap pemain muda diuji dalam SEA Games. Keikutsertaan Sea Games menjadi penting selaku ujian mula-mula sekalian medan merangsangkan keahlian bertanding tokoh muda dalam level internasional. Tumpuan sudahnya tentu aja bermuara di Piala AFF. Penampilan tinggi pada peringkat ini membuat mimpi gak lagi sekadar ilusi, tapi merealisasikannya hingga betul-betul terjadi.

Urusan penguasaan hasil & format pertandingan, Piala AFF mampu terbagi pada dalam 2 era. Uniknya, era itu tersedia sangkut pautnya dengan sponsor yang mempunyai wewenang penerapan identitas formal laga.

Piala AFF lahir di dalam 1996 dengan identitas “Piala Tiger” ataupun “Tiger Cup”. Unsur ini tidak beda soalnya sponsor duel tersebut merupakan penghasil bir bermerek “Tiger” sumber Singapura. Tatkala tersebut, kiblat sepakbola pada Asia Tenggara tengah berkiprah dalam Thailand dan Singapura. Thailand dikenal meraup potensi pemain berbakat, sementara Singapura demikian sungguh-sungguh menata iklim sepakbola.

Wilayah lainnya seperti Indonesia, demikian berkhayal utk memikat gelar internasionalnya. Pada level senior, timnas Indonesia terakhir kesempatan juara di SEA Games 1991 yg dihelat di Jakarta. Soalnya SEA Games gak lagi memerankan pertandingan terkenal, dipastikan segala pelaksanaan sepakbola terfokus dalam Piala AFF serta Piala Asia.

Terdapat satu buah optimisme saat tersebut begitu PSSI menyatu pertandingan Perserikatan serta Galatama dalam 1994. Penyatuan ini mengikat tim – pemain yang mengacu pada konvensional kuat berdasar pada hasil oleh cerita, dengan kesebelasan terlatih yg tdk dibiayai APBD. Iklim berpengalaman kendati mulai terasa pada Liga Indonesia kala itu.

Selain itu, PSSI meraup acara jangka lama dgn mengirim bibit muda di luar negeri dalam menjemput ilmu. Benar2, tak seluruh berhasil, akan tetapi sebagian di antara mereka jadi kunci timnas Indonesia di Piala AFF tahun 2000 & 2002.

Website judi online – Prancis Bungkam Swedia 1-0

Category : Agen Bola

Prancis mendominasi Swedia dalam rivalitas friendly di Stade Velodrome. Akan tetapi berkat performa oke kiper Swedia Andreas Isaksson, Prancis kudu menunggu hingga dengan menit ke-84 utk memastikan keunggulan 1-0 lewat gol atas Raphael Varane.test1

Menyuguhi Swedia, Rabu (19/11/2014) dinihari WIB, Prancis memproduksi kesempatan ketika duel memasuki menit ke-11 melalui operan dari Paul Pogba yg disambut terjangan Layvin Kurzawa, meskipun bola belum akurat pada incaran. Enam menit sesudah itu tembakan Pogba pula tetap mengangkasa dr gawang Swedia.

Prancis menelan kesempatan emas buat memimpin dalam menit ke-36 begitu Andre-Pierre Gignac menarik operan ke haluan Antoine Griezmann dalam ulas penalti Albania. Namun demikian perundingan akhir kurang sip dr Griezmann memproduksi kiper Andrea Isaksson masih dapat mengendalikan bola.

2 menit setelah tersebut Swedia balik siap bernafas lega sesudah hantaman Prancis balik gak berbuah gol. Datang atas umpan silang Dimitri Payet yg gagal diantisipasi Isaksson, bek Emil Krafth dulu coba mengusik bola meskipun si kulit bundar sekiranya menuju ke gawagnya sendiri. Beruntung bagi Krafth dan Swedia, arahnya tetap belum benar2 tepat serta sedang melenceng.

Swedia setelah itu memproduksi Prancis tersentak 4 menit pra turun minum. Lewat aksinya Isaac Kiese Thelin berjaya menyerbu bola ke arah gawang Prancis, membuat kiper Steve Mandanda harus berbuat penyelamatan di kolong mistar gawang tuan rumah.

4 menit di awal episode ke 2 Isaksson kembali melindungi gawang Swedia. Kesempatan itu daripada usaha Gignac yang mengirimkan operan atas Dimitri Payet. Isaksson terus-terusan diuji, di antaranya pada menit ke-60 dengan menolak bola tembakan Griezmann kemudian menolak bola tembakan tokoh substitusi Prancis Moussa Sissoko dalam menit ke-79.

Akan tetapi gawang Isaksson alhasil jebol juga tatkala kompetisi meninggalkan enam menit di tempo normal. Dari satu sepak pojok, kiriman bola Griezmann berjaya disambut Raphael Varane di tiang deket bagi menewaskan Isaksson yang periode ini harus mencedok bola atas di dalam gawangnya

Semenit setelah itu Prancis menelan kesempatan emas utk menambah keberhasilan sesudah wasit merujuk titik putih akibat handball atas Oscar Wendt. Karim Benzema dan lalu maju buat menjadi algojo… walau tengah gagal menyudahi tugasnya sehabis mengirim bola melambung dr target. Gak tersedia lagi gol yg tercipta dalam sisa waktu.

Kinerja itu menghasilkan Prancis telah melaju tidak terkalahkan dalam enam laga beruntun-runtun selepas Piala Dunia, di mana 4 di antaranya dapat dimenangi–melawan tim-tim unggul bagaikan Spanyol juga Portugal.

Pada pertandingan kali ini Les Bleus dicatat ESPN bermain super untuk Swedia. Selain memimpin penguasaan bola 64%-36%, Prancis pula mencatatkan enam tembakan jelas bidikan atas 28 percobaan, berbeda dengan Swedia memproduksi lima tembakan saja dalam mana cuma 2 di antaranya yg mengarah pada target.

Susunan Pemain

Prancis: Pogba, Guilavogui ; Valbuena (Lacazette 68′), Payet (Sissoko 61′), Mandanda; Sagna, Mangala, Varane, Kurzawa (Digne 78′); Griezmann; Gignac (Benzema 68′).

Swedia: Isaksson; Larsson, Kallstrom (Forsberg 46′), Kacaniklic (Forsberg 86′); Krafth, Jansson, Granqvist (Durmaz 46′), Bengtsson (Olsson 46′); Bahoui, Thelin, Zengin (Hrgota 67′).

Judi bola 338a – Instinct Hunt: Selebrasi Dua Dekade Predator

Category : Agen Bola

Sudah 20 tahun sejak pertama kali Adidas memelopori seri Predator; salahsatu sepatu yg terlaksana tonggak bermanfaat di dalam teknologi sepatu sepakbola, kendati 1 yg terpopuler dalam jagat lapangan hijau. Adidas menutup peringatan dua dekade predator dgn memelopori anak paling baru: Predator Instinct Hunt.test1

Predator, tidak sanggup dipungkiri, yaitu salah satu titik diperlukan pada kemajuan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya betul-betul terhitung rada biasa, namun secara teknologi sepatu ini mampu dibilang sepatu tercanggih saat perdana kali diluncurkan.

Pelancongan Predator dimulai sama seorang mantan tokoh Liverpool, Craig Johnston. Tamat purna karya, Johnston yang menyampaikan ‘Si Merah’ mengait lima gelar Liga Inggris kembali ke tanah kelahiran orang-orang tuanya, yakni Australia. Di sana, dia meluangkan saat bagi mengurus anak-anak.

Katanya dalam satu bagian kursus, Johnston pernah mohon anak asuhnya bagi menendang bola dengan semakin baik, kian terarah, dan kuat. Namun anak-anak tersebut kerumitan, kemudian bertutur dalam Johnston bahwa sepatunya terlalu licin. Sebabnya gak lain karena sepatu yg dipakai anak-anak itu dibentuk dr kulit plus kriteria momen tersebut sedang hujan.

Tatkala itulah Johnston memiliki ide guna memungut satu bat pingpong, mengambil struktur karetnya, juga menempelkannya ke sepatunya. Sepatu eksperimennya itu dan kemudian saksama dibawa keluar juga dicoba guna menendang bola. Hasilnya? Voila! Karet di sepatu menciptakan bertambah gampang mengeloskan konsekuensi tertentu saat menendang bola, dan tentu saja sepatunya masa ini sanggup makin ‘menggigit’ bola.

Dari sepatu prototipenya itulah Johsnton dan kemudian menumbuhkan ide semakin jauh, menggabungkan karet dengan kulit kanguru yg ringan serta fleksibel. Belakangan Johnston pula menempatkan ide lain tentang teknologi sol Traxion yang sampai waktu ini dikenakan Adidas.

Walaupun demikian, sepatu prototipe Johnston mulanya gak diterima oleh sejumlah perusahaan bagaikan Nike serta Reebok, terutama Adidas sendiri. Hanya saja, sesudah mampu mencetak Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, serta Paul Breitner mempergunakan sepatunya dalam keadaan salju, Johnston berjaya meyakinkan Adidas utk membeli hak rancangan prototipe itu & memiliki 2% dari sekujur penjualan. Disebut-sebut butuh waktu hingga lima tahun untuk meyakinkan jika idenya akan sukses.

Sejak tatkala ini, sepatu prototipe Johnston beralih menjadi Predator serta sebagai sesi dari silsilah sepakbola. Predator pun terus berevolusi dgn bermacam-macam pengembangan yang dijalani oleh Adidas. Tersimpan setidaknya tersedia 14 seri predator yg lahir selanjutnya.

Menyusul sukses kemunculan sang ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir pada 1995. Adidas menata kembali struktur karet di sepatu serta makin banyak menempatkan kulit kanguru demi kenyamanan. Tahun berikutnya lahirlah Predator Touch. Lalu kemudian beruntun-runtun Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), dan yg terakhir yaitu seri Predator Instinct (2014)

bandar sbobet – \\\\\\\’Instinct Hunt\\\\\\\’: Perayaan 2 Dekade Predator

Category : Agen Bola

Udah 20 tahun mulai pertama kali Adidas memelopori seri Predator; salah satu sepatu yang tampil tonggak berpengaruh dalam teknologi sepatu sepakbola, pun 1 yang terpopuler pada jagat lapangan hijau. Adidas mengakhiri petunjuk dua dekade predator dgn meluncurkan anak teraktual: Predator Instinct Hunt.test1

Predator, tidak mampu dipungkiri, adalah salah satu titik berpengaruh di dalam perkembangan teknologi sepatu sepakbola. Desainnya betul-betul terhitung lumayan simpel, tetapi berdasar pada teknologi sepatu itu sanggup dibilang sepatu tercanggih kala pertama kali diluncurkan.

Pengembaraan Predator dimulai sama seorang mantan pemain Liverpool, Craig Johnston. Selesai purna karya, Johnston yg mengantarkan, ‘Si Merah’ mengait lima gelar Liga Inggris balik pada tanah kelahiran orang2 tuanya, yaitu Australia. Di sana, dia meluangkan saat dalam mengatur anak-anak.

Katanya pada satu babak latihan, Johnston sudah memohon anak asuhnya buat menendang bola dengan semakin baik, bertambah terorganisasi, & energik. Namun anak-anak ini kesulitan, dan kemudian bersuara di dalam Johnston bahwa sepatunya terlalu licin. Sebabnya tidak lain sebab sepatu yang dipakai anak-anak tersebut diciptakan atas kulit plus keadaan momen itu sedang hujan.

Tatkala itulah Johnston punya ide utk memungut satu buah bat pingpong, memungut sisi karetnya, & menempelkannya di sepatunya. Sepatu eksperimennya tersebut lalu langsung dibawa menongol & dicoba guna menyepak bola. Hasilnya? Voila! Karet pada sepatu menghasilkan bertambah luntur menyampaikan kesan khusus saat mendepak bola, dan tentu saja sepatunya saat ini siap lebih ‘menggigit’ bola.

Dari sepatu prototipenya itulah Johsnton lalu mengembangkan ide makin jauh, menggabungkan karet dengan kulit kanguru yang ringan oleh fleksibel. Belakangan Johnston pula menempatkan ide lain mengenai teknologi sol Traxion yang sampai kini digunakan Adidas.

Sekalipun demikian, sepatu prototipe Johnston awalnya tak diterima sama sejumlah industri sebagaimana Nike & Reebok, bahkan Adidas sendiri. Akan tetapi, setelah berjaya mencetak Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, serta Paul Breitner mempergunakan sepatunya di dalam keadaan salju, Johnston mampu meyakinkan Adidas dalam membeli hak disain prototipe itu juga meraih 2% atas segenap penjualan. Disebut-sebut butuh tempo sampai lima tahun buat memastikan jika idenya bakal berjaya.

Semenjak kala tersebut, sepatu prototipe Johnston merembet sebagai Predator juga sebagai unit dari cerita sepakbola. Predator pun terus berevolusi dengan bermacam pengembangan yang diusahakan sama Adidas. Tercatat setidaknya terselip 14 seri predator yang lahir berikutnya.

Membuntuti sukses kemunculan si ‘kakak sulung’, Predator Rapier lahir di 1995. Adidas mengolah balik struktur karet dalam sepatu serta semakin besar menghasilkan kulit kanguru demi kenyamanan. Tahun selanjutnya lahirlah Predator Touch. Dan lalu berturut-turut Predator Accelerator (1998), Predator Presicion (2000), Predator Mania (2002), Predator Pulse (2004), Predator Absolute (2006), Predator PowerSwerve (2007), Predator X (2009), Predator RX (2010), Adipower Predator (2011), Predator LZ (2012), dan yang terakhir yaitu seri Predator Instinct (2014)

Online live casino – Belanda Kalahkan Latvia Enam Gol Tanpa Balas

Category : Agen Bola

Belanda memikat 3 angka untuk partai keempatnya pada kualfikasi Piala Eropa 2016. Menjamu Latvia, Belanda berpesta setengah lusin gol dgn keunggulan total 6-0.test1

Dalam Amsterdam Arena, Senin (17/11/2014) subuh WIB, Robin van Persie memprakarsai perayaan gol Belanda untuk Latvia di menit ke-6. Arjen Robben menaikkan keberhasilan tuan rumah di menit ke-35, sebelum Klaas-Jan Huntelaar memproduksi Oranje menganeksasi paruh waktu dengan penguasaan 3-0.

Pada putaran ke-2, tepatnya menit ke-78, Jeffrey Bruma menaikkan keunggulan Belanda. Robben, yg bermain megah sepanjang pertentangan, dulu mencipta gol keduanya di menit ke-82, sebelum Huntelaar menyelesaikan perjamuan gol Belanda 2 menit menjelang berakhirnya saat normal.

Kinerja tersebut menggulung untaian dua kekalahan berhubung Belanda yg sebelum tersebut kalah 0-2 dari Islandia di kubu kualifikasi & lalu 2-3 atas Meksiko pada pihak friendly.

Impak ini membuat Belanda sekarang mengoleksi enam angka dr empat kompetisi, guna duduk pada stan jabatan tiga klasemen Grup A dalam bawah Republik Ceko serta Islandia yg sama-sama memiliki sembilan poin serta baru tiga kali bermain–keduanya juga hendak bersomplokan dinihari ini.

Sementara Latvia mematung dalam posisi empat pada rengkuhan dua nilai hasil dr dua kali draw serta dua kali kalah.

Robin van Persie langsung menciptakan Belanda unggul tempo laga baru melintas enam menit. Satu sodoran sasaran silang dari Arjen Robben dgn jitu disambut tandukan Van Persie ke haluan tiang jauh.

Enam menit setelah itu Robben kembali merongrong regu pertahanan Latvia. Ia mampu mendapat celah serta menembak, meski bola belum tertuju ke bidang bidikan.

Usaha Latvia merespons belum memicu dampak. Operan daripada Aleksandrs Fertovs memang bisa diteruskan Valerijs Sabala dgn sundulan, walakin haluan si kulit bundar sedang menyimpang dari gawang Belanda.

Gol kedua di dalam laga lalu kemudian lahir di menit ke-35, kembali utk belanda, juga dr kombinasi yg sama bagaikan gol sebelumnya kendati dgn kedudukan yang berbeda. Robben menghalangi bola di kanan & setelah itu bekerja setara satu-dua dgn Van Persie sebelum mencopot depakan jitu yang tak kuasa dihalau kiper Aleksandrs Kolinko.

Sebelum tempo diturunkan minum Belanda kembali menaikkan keunggulannya bagi Latvia. Dari sisi kiri Ibrahim Afellay mengirim bola ke depan gawang, bagi disambut Klaas-Jan Huntelaar dengan sontekan jitu sekalipun ada di kolong bimbingan tokoh lawan.

Keunggulan Belanda baru balik menonjol momen kompetisi memasuki menit ke-78. Van Persie balik berkontribusi kali ini dengan mengirimkan sepak pojok Wesley Sneijder buat setelah itu disambar Jeffrey Bruma guna mengundang gol keempat Belanda.

Delapan menit menyambut bubaran, Georginio Wijnaldum yg baru beberapa menit merembes mengoper Van Persie menurunkan bola ke haluan Robben yg kemudian sekali lagi memamerkan kiprah individunya sebelum memaksa kiper Kolinko memungut bola dari di gawangnya utk kesempatan kelima di dalam rivalitas.

Casino terpercaya – Italia vs Kroasia Usai Seri

Category : Agen Bola

Italia sempat unggul terlebih dulu untuk Kroasia lewat Antonio Candreva. Namun keunggulan gak bertahan lama yang mana Ivan Perisic mendirikan gol penyama kedudukan. Kedua team pun berbagi 1 nilai dengan skor 1-1.test1

Perkelahian Kualifikasi Piala Eropa 2016 yang melintas pada San Siro, Senin (17/11/2014) dinihari WIB tersebut beredar terbuka. Kroasia semenjak awal menerapkan pressing ketat mengenai tuan rumah, sementara Italia mencoba, melakukan serangan gesit melalui kedua sayap.

Italia sanggup memimpin bertambah dulu via tendangan Candreva di menit ke-11. Akan tetapi keuntungan Gli Azzurri tidak bertahan lama selesai Perisic menyepadankan posisi di menit ke-15.

Tatkala putaran ke-2, Kroasia makin agresif serta bertambah kuat pada penguasaan bola. Sementara Italia berupaya menghajar melalui serbuan balik lekas. Akan tetapi ke-2 team gak berhasil mencetak gol tambahan hingga laga tamat.

Perjuangan tersebut sempat dihentikan lebih kurang 10 menit saat memasuki menit ke-72. Semula kembang api menghujani lapangan, gak lama bersela keriuhan berlangsung di tribun daerah pendukung Kroasia. Selesai kondisi balik kondusif, wasit ambil kesimpulan teruskan pertentangan.

Beserta kinerja sama mata ini, Kroasia & Italia sedang menunggangi kondisi satu-dua Grup H dengan sambung-menyambung dengan sama-sama mengoleksi nilai 10 daripada empat pertandingan. Di simpulan dua-duanya adalah Norwegia dgn 9 angka, yg pada pertengkaran lain unggul tipis 1-0 bagi Azerbaijan.

Sementara itu Bulgaria main draw 1-1 kontra Malta. Secara berturut-turut Bulgaria (3 poin), Malta (0), Azerbaijan (0) menyudahi kondisi 4-6

Ivan Rakitic mengelakkan sepakan keras dari luar kotak sanksi dalam menit ke-6. Akan tetapi Gianluigi Buffon beserta lincah menghalangi. 3 menit berselang, peluang Luka Modric mengerjakan percobaan, pula kandas pada tangan Buffon.

Lebih dahulu tertekan, Italia lebih-lebih mengambil keberhasilan pada menit ke-11. Datang daripada aksi Simone Zaza di dalam kotak penalti. Setelah tembakannya diblok bek, bola pantulan yg kembali di penguasaan Zaza lantas disodorkan kepada Antonio Candreva pada depan kotak sanksi.

Candreva lantas membidikkan tembakan keras ke pojok kiri gawang juga tidak sanggup dihentikan Danijel Subasic.

Tapi keunggulan itu tidak bertahan lama. 4 menit setelah itu, Kroasia menyeragamkan tingkat. Ivan Perisic mengerjakan tusukan dalam sisi kiri & berlari ke tengah.

Aksinya diakhiri tembakan mendatar yg sebenernya membidik akurat ke Buffon. Namun bayangan si kiper kurang baik maka itu bola melewatinya & masuk ke gawang.

Italia mencecahkan sebuah peluang bagus dalam menit ke-34. Via terjangan tangkas, Roberto Soriano melepaskan sasaran silang dr kanan membidik ke Mattia De Sciglio yang tak terkawal pada deket tiang jauh. De Sciglio mencoba menyambut bola dgn sepak voli, tapi melenceng.

Welbeck Dua Gol, Inggris Gulingkan Slovenia 3-1

Category : Agen Bola

Inggris sudah ketinggalan bertambah dulu di pertarungan membelot Slovenia. Tapi, The Three Lions dapat menelungkupkan posisi serta menang dengan skor 3-1. Danny Welbeck mendermakan 2 gol untuk pasukan tuan rumah.test1

Dalam tambahan Kualifikasi Piala Eropa 2016 di Wembley, Minggu (16/11/2014) subuh WIB, Inggris mengendalikan permainan serta banyak menobatkan kesempatan sejak awal. Tapi, hingga diturunkan minum, skor 0-0 tetap bertahan.

Di paruh ke-2, gol bunuh diri Jordan Henderson mengepit Slovenia memimpin lebih dulu. Namun demikian, Inggris menyampaikan tangkisan yg sangat bagus. Selesai menyamakan kedudukan dengan perantara sepak terjang sanksi Wayne Rooney, mereka memastikan keunggulan lewat dua gol Welbeck.

Keunggulan itu menyelenggarakan Inggris pada kondisi teratas klasemen sementara Grup E dgn poin 12 dr empat kubu. Slovenia langsung di bawahnya dengan angka enam.

Jalannya Pertandingan

Peluang perdana pada laga ini menjadi milik Slovenia. Jasmin Kurtic mengoper umpan lambung yg disundul Andraz Kirm. Namun, sundulan Kirm dgn mudah ditangkap Joe Hart.

Inggris baru mampu menyampaikan intimidasi pada menit ke-17 pada daya Raheem Sterling. Sterling yang mendapatkan umpan dr Rooney mengelakkan sepakan kaki kanan, namun demikian arahnya tengah melebar.

Berjarak empat menit, putaran Rooney yang memperoleh peluang. Rooney menyambut bola dr Welbeck dgn tembakan voli, yg tetap melambung pada atas mistar.

Welbeck menghilangkan peluang yang dia terima di menit ke-30. Walaupun dia tak terkawal, sundulannya menyerahkan sasaran silang Sterling tetap menyimpang.

Upaya Welbeck dalam menit ke-37 pula belum menciptakan gol bagi Inggris. Sepakannya dari luar kotak hukuman melayang.

Hingga berakhirnya episode mula-mula, ke 2 pasukan sama-sama tidak dapat mencipta gol. Skor 0-0 masih bertahan.

Rooney menebar intimidasi ke gawang Slovenia pada awal ronde ke 2, tepatnya menit ke-48. Dia menyundul bola hasil sepak pojok Adam Lallana, namun demikian arahnya sedang melebar.

Walaupun lebih besar menciptakan peluang, Inggris tertinggal bertambah dulu. Gol Slovenia adalah kinerja gol bunuh diri Henderson pada menit ke-57. Bermaksud menguraikan umpan silang Kirm, Henderson sekiranya memutar si kulit bundar ke gawang sendiri.

Tapi, keunggulan Slovenia itu tak bersitegang lama. Di dalam menit ke-59, Inggris menyepadankan kedudukan melalui tendangan penalti Rooney. Hadiah denda itu diberikan oleh wasit selepas Bostjan Cesar membobol Rooney di zona terlarang.

Inggris berjaya menelungkupkan kondisi begitu pertentangan berusia 66 menit. Berawal atas tembakan Lallana dari sudut sempit yg dimentahkan Samir Handanovic, bola rebound mengarah ke Welbeck, yg langsung menyambarnya bagi menumbangkan gawang Slovenia.

Welbeck kembali menjejalkan namanya di papan skor enam menit setelah itu. Penggempur Arsenal itu bermain sasaran satu-dua dgn Sterling sebelum menghancurkan Handanovic lewat tembakan kaki kanannya. Inggris pun memimpin 3-1.

Keberhasilan ini berhasil dipertahankan Inggris hingga peluit panjang berbunyi. Mereka kendati memikat tiga poin dalam laga ini.

Susunan Pemain

Inggris: Hart; Clyne, Wilshere, Henderson, Sterling (Oxlade-Chamberlain 84′); Jagielka (Smalling 89′), Cahill, Gibbs; Lallana (Milner 79′), Rooney, Welbeck

Slovenia: Kurtic (Rotman 75′), Mertelj, Birsa (Lazarevic 62′), Kirm (Ljubijankic 77′); Handanovic; Brecko, Cesar, Ilic, Struna; Kampl; Novakovic

Toto jitu hongkong – Inggris Vs Jerman, Lebih dari Pertarungan Silaturahmi

Category : Agen Bola

Inggris akan menyuguhkan Jerman dalam perkelahian uji coba pada Stadion Wembley, Selasa (19/11/2013) tempo setempat ataupun Rabu (20/11/2013) pagi buta hari WIB. Meski berjulukan perkelahian uji coba, ke 2 tim menyiapkan diri buat unggul.test1

“Aku benar2 senang bermain di dalam hari Selasa. Itulah sebabnya kami di sini, khususnya menentang Jerman. Mereka yakni saingan kami, tak di dalam cara yg meresahkan, sebab kami meraup rasa hormat dalam mereka. Namun kami mau menghabisi mereka, ” kata Frank Lampard, Minggu (17/11/2013).

“Gak ada dalil pertandingan mengelakkan Jerman yakni kompetisi persaudaraan. Ada banyak histori juga itu udah sepatutnya. ”

Bersuanya Inggris juga Jerman nanti malam merupakan yang pertama di tiga tahun. Terakhir, keduanya berjumpa di dalam perdelapan final Piala Dunia 2010, yang tamat 4-1 untuk Jerman.

Pada pertarungan itu, Lampard membantu tembakan hingga bola melewati garis gawang, akan tetapi dianulir. Menurut wasit bola dampak tembakan Lampard belum menguasai strip gawang.

“Ini sudah mengatur reparasi di sepak bola di mana kami memperoleh teknologi garis gawang sejajar bonus, ” omongan gelandang Chelsea ini.

“Namun demikian unsur itu mengecewakan sebab itu (jika golnya disahkan) bakal mengubah permainan. Kami menongol dalam putaran kedua saat 2-1 serta lantas menempuh mistar. Saya mengerti itu. ”

Sementara itu, beberapa idola Jerman menyatakan kalau kejadian ini termasuk karma dari kejadian momen final Piala Dunia 1996.

Begitu tersebut, bola hasil tendangan penyerang Inggris Geoff Hurst yang di dalam rekaman video sedikit pun belum melewati garis gawang Jerman yang dijaga Hans Tilkowski, disahkan oleh wasit.

Inggris walhasil menang 4-2 dengan perantara episode tambahan waktu, selesai sebelumnya selama 90 menit ke-2 team bermain imbang 2-2. Inggris pun mengunci gelar juara dunia mereka yang memerankan gelar satu-satunya negeri Ratu Elizabeth di turnamen gede sampai dengan sejauh ini.

Siaran langsung

Global TV, Rabu (20/11/2013) pukul 03.00 WIB

Prakiraan susunan pemain

Inggris: Joe Hart; Ashley Cole; Tom Cleverly, Frank Lampard, Adam Lallana, Gary Cahill , Cris Smalling , Phil Jagielka, Jermaine Defoe, Wayne Rooney; Daniel Sturridge

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih : Roy Hodgson

Jerman: Roman Weidenfeller; Lars Bender, Marco Reus, Draxler, Per Mertesacker, Matt Hummels, Marcell Jansen, Philipp Lahm; Toni Kroos, Andre Schürrle; Maximilian Kruse

Formasi: 4-2-3-1

Pelatih: Joachim Loew

Rekor pertemuan

27-06-2010 Jerman 4-1 Inggris

19-11-2008 Jerman 1-2 Inggris

22-08-2007 Inggris 1-2 Jerman

01-09-2001 Jerman 1-5 Inggris

07-10-2000 Inggris 0-1 Jerman

Lima pertandingan terakhir

Inggris: M-S-S-M-K

Jerman: M-M-K-S-S

games sepak bola indonesia – Prancis Cuma Jalani Laga-laga Friendly, Deschamps Tetap Optimistis

Category : Agen Bola

Prancis hanya melakoni laga-laga persaudaraan menyongsong Piala Eropa 2016 sebab statusnya tuan rumah. Biar demikian, pemandu Les Bleus Didier Deschamps optimistis timnya tetap kompetitif dengan tim-tim gede lainnya.test1

Setaraf tuan rumah, Prancis betul2 serta-merta mendapatkan satu zona di ronde final Piala Eropa 2016. Itu jelas satu signifikansi karena mereka gak butuh berebut tiket dengan negara-negara lainnya.

Tapi dalam lainnya sisi, ini menjadi sebuah kesusahan yang beda sebab dengan begitu, Prancis gak pernah main pada laga kompetitif. Dikhawatirkan, para pemain gak menemui kemajuan mempunyai arti dengan hanya hadir dalam partai-partai perkawanan.

Namun, Deschamps percaya diri anak asuhnya bakal selalu siap menimbulkan performa terhebat dalam babak final nanti. Pelatih 46 tahun ini terlebih lagi menetapkan jadi juara grup meski mendatang kudu bertemu dgn tim-tim gede seperti Jerman, Belanda, Italia, serta yang lain.

“Laga-laga tersebut yaitu kompetisi silaturahmi serta kami gak bakal mempertontonkan pertarungan lain kecuali skuad silaturahmi pergi ke Euro. Meskipun demikian, kami jelas miliki laga-laga besar yang menjelang, ” katanya dikutip Prediksi bola dunia.

“Kami udah menghadang Spanyol dan kami bakal menentang Italia, Inggris, Belanda, dan Jerman. Kami sudah berada dalam sesi final, kami akan finis sebagai juara grup walakin itu nggak sebenarnya bermanfaat, ” tambahnya.

Kesebelasan ‘Ayam Jantan’ sejauh itu mengarungi laga-laga uji coba dgn indah. Udah 4 pertentangan dilalui dengan dampak tiga kemenangan juga satu periode imbang. 2 atas kemenangan ini lebih dari itu diperoleh daripada club setingkat Spanyol dan Portugal

Eks pelatih Juventus serta Marseille ini menyetujui berniat mendayagunakan ikatan partai uji coba juga dalam meruncingkan tokoh muda. Oleh sebab ini dia yakin timnya selalu mendapati keberuntungan meskipun tanpa laga kompetitif.

“Di setiap kesebelasan menghasilkan progresi, termasuk team saya. Para tokoh start memahami satu sama lain dengan makin baik, & semacam yg telah saya ungkapkan, saya miliki banyak pemain muda, ” omongan Deschamps.

“Anda tidak dapat menyeleksi tokoh berilmu sejak hari mula-mula sampai hari-hari selanjutnya. Anda butuh waktu juga mungkin ada sejumlah tokoh muda yg mampu tampak buat lomba selanjutnya, ” demikian dia.

Prancis bakal melewati dua laga uji coba untuk waktu dekat ini. Masing-masing menghalangi Albania di Sabtu (15/11/2014) serta Swedia empat hari selanjutnya (19/11).

Pasaran judi bola – Gol CR7 Menangkan Portugal pada Armenia

Category : Agen Bola

Portugal dibuat kesulitan oleh Armenia dalam tambahan Kualifikasi Piala Eropa 2016. Team berjuluk Selecao das Quinas itu hanya unggul sedikit via gol Cristiano Ronaldo di ronde kedua.test1

Di dalam tahap Grup I pada Malgahaes Pesoa di Sabtu (15/11/2014) dinihari WIB, Portugal menutup rivalitas itu dgn skor 1-0. Hadir mengontrol semenjak awal putaran mula-mula, Portugal dibuat kesusahan merajang 5 bek Armenia.

Agen ibcbet online mencatatkan Portugal jauh makin unggul di dalam penguasaan bola sejauh pertandingan. Club ajaran Fernando Santos itu mendominasi penguasaan bola sampai 70 persen dengan 16 usaha menghasilkan gol dgn delapan di antaranya pasti ke arah gawang. Adapun Armenia hanya menciptakan enam kesempatan sejauh kompetisi.

Padahal sejak menit ke 2, Portugal telah mendapatkan kesempatan bagi menggelar gol. Tetapi, sepak terjang kaki kanan Miguel Danny melebar pada kiri gawang.

Pada menit kelima Cristiano Ronaldo menguji guna menerobos kebuntuan kesebelasan. Meraih assist dr Danny, terjangan gelandang Real Madrid itu telah pasti menghadap pada gawang namun kiper Armenia Roma Berezovsky berjaya menepisnya.

Usaha Ronaldo empat menit lantas pula gak mendatangkan apa pun. Begitu juga terjangan percobaan yang disusun Joao Moutinho di menit ke-41. Depakan kaki kanan dia teramat menyimpang ke kanan.

Usaha-usaha para tokoh Portugal mentah hingga turun minum. Posisi tengah imbang tanpa gol sampai turun minum.

Ronaldo walhasil makbul menguraikan kebuntuan Portugal dalam laga ini. Terjangan jarak jauh Ronaldo makbul merisaukan gawang dalam menit ke-71.

3 menit setelah itu Ronaldo meraih peluang utk menggandakan skor. Namun demikian, tendangannya diblok oleh kiper.

Antonio Eder yg merembes mengirim Helder Postiga pernah memproduksi peluang dalam menit ke-89. Namun demikian, sundulan dia tidak akurat pada arah bidikan.

Posisi tak berubah dengan Portugal memimpin 1-0 hingga akhir pertentangan.

Dalam pertandingan lain di dalam Grup D, Denmark memimpin 3-1 bagi Serbia. Dengan keunggulan ini, denmark jadi pemuncak klasemen dengan nilai tujuh serta diikuti Portugal yg naik 1 setrip dgn nilai enam.

Susunan pemain

Portugal: Moutinho, Luis Almeida da Cunha (Carvalho 88′), Patricio, Pepe, Bosingwa, Carvalho, Guerreiro; Ronaldo, Tiago; Miguel Danny (Quaresma 70′), Postiga (Eder 56′)

Armenia: Berezovsky, Hayrapetyan; Mkhitarian (Pizzelli 83′), Yedigarian (Sarkisov 77′), Haroyan, Voskanyan, Arzumanyan, Hovhannisyan, Ghazarian (Manucharyan (62′), Mkrtchain; Movsisyan